PPG SIGMA PAINT SIGMAPRIME 200
Rp 1.000.000
Order NowCategories
Primer epoksi anti korosi untuk perlindungan jangka panjang Cat dasar pure epoxy untuk kapal dan tangki kargo Primer heavy-duty untuk ballast tank dan hull kapal Coating universal tahan air dan bahan kimia Primer industri tahan abrasi untuk kondisi ekstremDescription
SIGMAPRIME 200
🔹 Jenis produk
• Primer epoksi universal anti korosi, berbasis teknologi pure epoxy.
🔹 Fungsi utama
• Primer universal untuk ballast tank, deck, topside, superstructure, hull, cargo oil tanks, dan cargo holds.
• Tahan korosi dan air sangat baik.
• Tahan kimia dan abrasi untuk area yang memerlukan.
• Toleran terhadap kondisi permukaan.
• Daya rekat luar biasa pada baja, shop primer, baja galvanis dan logam non-ferrous.
• Sangat baik untuk recoat dan cocok diaplikasi/cure di berbagai kondisi iklim.
• Bisa digunakan pada substrat hasil wet blasting (basah atau kering).
🔹 Warna dan tampilan akhir
• Alu light, alu yellow, grey, yellow/green, redbrown.
• Eggshell (sedikit mengkilap).
• Catatan: Alu Light dan Alu Yellow hanya tersedia untuk versi SIGMAPRIME 200K.
🔹 Data fisik
• Dua komponen.
• Massa jenis:
SIGMAPRIME 200: 1.3 kg/l
SIGMAPRIME 200K: 1.4 kg/l
• Volume solid:
SIGMAPRIME 200: 57 ± 2%
SIGMAPRIME 200K: 60 ± 2%
• VOC max:
SIGMAPRIME 200: 326 g/kg (430 g/l)
SIGMAPRIME 200K: 287 g/kg (392 g/l)
🔹 Ketebalan lapisan dan daya sebar
• SIGMAPRIME 200:
3.8 m²/l @150 µm (152 ft²/US gal @6.0 mils)
• SIGMAPRIME 200K:
6.0 m²/l @100 µm (241 ft²/US gal @4.0 mils)
• Bisa mencapai max DFT 2000 µm (80 mils) di area lokal tertentu (scallops, sudut, sambungan erect). Jika melebihi, konsultasikan dengan PPG.
🔹 Interval pelapisan ulang dan curing
• Overcoating DFT hingga 160 µm:
Min: 2.5 jam (20°C)
Max exposed UV: 3 bulan, tidak exposed: 6 bulan
• Kering sentuh:
1.5 jam (20°C)
• Full cure:
7 hari (20°C)
🔹 Pot life
• 7 jam pada 20°C, 4 jam pada 30°C.
🔹 Kondisi substrat dan persiapan permukaan
• Baja baru: blasted ke ISO-Sa2½, profil 30-75 µm.
• Shop primer zinc silicate: weld seam/damage diblast ke ISO-Sa2½ atau power tool SPSS-Pt3.
• Baja coated: hydrojet ke VIS WJ2L.
• IMO-MSC.215(82) dan MSC.288(87): edges radius min 2 mm, dust max ISO8502-3 rating “1” kelas “3/4/5”.
• Harus bersih dan kering.
🔹 Suhu dan kelembapan aplikasi
• Substrat min 5°C, min 3°C di atas dew point.
• RH maksimal 85%.
🔹 Aplikasi dan thinner
• Air spray:
THINNER 91-92 (0–15%), nozzle 1.5–2.0 mm, tekanan 0.3–0.4 MPa (3–4 bar).
• Airless spray:
THINNER 91-92 (0–15%), nozzle 0.53–0.74 mm, tekanan 15 MPa (150 bar).
• Kuask/roller:
Bisa tambah max 5% THINNER 91-92 bila diperlukan.
• Pembersih alat:
THINNER 90-53.
🔹 Keselamatan kerja
• Solvent borne; hindari menghirup kabut/uap dan kontak dengan kulit/mata.
• Ikuti MSDS dan prosedur ventilasi yang dianjurkan.🔹 Jenis produk
• Primer epoksi universal anti korosi, berbasis teknologi pure epoxy.
🔹 Fungsi utama
• Primer universal untuk ballast tank, deck, topside, superstructure, hull, cargo oil tanks, dan cargo holds.
• Tahan korosi dan air sangat baik.
• Tahan kimia dan abrasi untuk area yang memerlukan.
• Toleran terhadap kondisi permukaan.
• Daya rekat luar biasa pada baja, shop primer, baja galvanis dan logam non-ferrous.
• Sangat baik untuk recoat dan cocok diaplikasi/cure di berbagai kondisi iklim.
• Bisa digunakan pada substrat hasil wet blasting (basah atau kering).
🔹 Warna dan tampilan akhir
• Alu light, alu yellow, grey, yellow/green, redbrown.
• Eggshell (sedikit mengkilap).
• Catatan: Alu Light dan Alu Yellow hanya tersedia untuk versi SIGMAPRIME 200K.
🔹 Data fisik
• Dua komponen.
• Massa jenis:
SIGMAPRIME 200: 1.3 kg/l
SIGMAPRIME 200K: 1.4 kg/l
• Volume solid:
SIGMAPRIME 200: 57 ± 2%
SIGMAPRIME 200K: 60 ± 2%
• VOC max:
SIGMAPRIME 200: 326 g/kg (430 g/l)
SIGMAPRIME 200K: 287 g/kg (392 g/l)
🔹 Ketebalan lapisan dan daya sebar
• SIGMAPRIME 200:
3.8 m²/l @150 µm (152 ft²/US gal @6.0 mils)
• SIGMAPRIME 200K:
6.0 m²/l @100 µm (241 ft²/US gal @4.0 mils)
• Bisa mencapai max DFT 2000 µm (80 mils) di area lokal tertentu (scallops, sudut, sambungan erect). Jika melebihi, konsultasikan dengan PPG.
🔹 Interval pelapisan ulang dan curing
• Overcoating DFT hingga 160 µm:
Min: 2.5 jam (20°C)
Max exposed UV: 3 bulan, tidak exposed: 6 bulan
• Kering sentuh:
1.5 jam (20°C)
• Full cure:
7 hari (20°C)
🔹 Pot life
• 7 jam pada 20°C, 4 jam pada 30°C.
🔹 Kondisi substrat dan persiapan permukaan
• Baja baru: blasted ke ISO-Sa2½, profil 30-75 µm.
• Shop primer zinc silicate: weld seam/damage diblast ke ISO-Sa2½ atau power tool SPSS-Pt3.
• Baja coated: hydrojet ke VIS WJ2L.
• IMO-MSC.215(82) dan MSC.288(87): edges radius min 2 mm, dust max ISO8502-3 rating “1” kelas “3/4/5”.
• Harus bersih dan kering.
🔹 Suhu dan kelembapan aplikasi
• Substrat min 5°C, min 3°C di atas dew point.
• RH maksimal 85%.
🔹 Aplikasi dan thinner
• Air spray:
THINNER 91-92 (0–15%), nozzle 1.5–2.0 mm, tekanan 0.3–0.4 MPa (3–4 bar).
• Airless spray:
THINNER 91-92 (0–15%), nozzle 0.53–0.74 mm, tekanan 15 MPa (150 bar).
• Kuask/roller:
Bisa tambah max 5% THINNER 91-92 bila diperlukan.
• Pembersih alat:
THINNER 90-53.
🔹 Keselamatan kerja
• Solvent borne; hindari menghirup kabut/uap dan kontak dengan kulit/mata.
• Ikuti MSDS dan prosedur ventilasi yang dianjurkan.